Cara Merawat Organ Kewanitaan

Secara umum, menjaga kesehatan berawal dari menjaga kebersihan. Hal ini juga berlaku bagi kesehatan organ-organ seksual, termasuk merawat organ kewanitaan vagina.

Vagina adalah liang kemaluan atau liang senggama. Panjangnya sekitar delapan sentimeter dan sifatnya elastis. Vagina dapat membesar serta memanjang sesuai kebutuhan fungsinya yaitu untuk hubungan sekes, saluran menstruasi, atau jalan lahir bagi janin.  Jagalah selalu kebersihannya. Usahakan agar vagina selalu kering dan tidak lembab. Keadaan basah akan memudahkan vagina terjangkit infeksi.

Berikut adalah tips sederhana perawatan vagina :

1. Anda bisa membersihkan vagina dengan cara membasuh bagian di antara vulva ( bibir vagina ) secara berhati-hati menggunakan air bersih dan sabun yang lembut ( mild ) setiap habis buang air kecil, buang air besar dan ketika mandi. Seandainya alergi dengan sabun yang lembut sekalipun, Anda bisa membasuhnya dengan air hangat, yang penting adalah membersihkan bekas keringat dan bakteri yang ada disekitar vulva di luar vagina.

2. Cara membasuh yang benar adalah dari arah depan ( vagina ke belakang /anus ), jangan terbalik, karena akan menyebabkan bakteri yang ada di sekitar anus terbawa masuk ke vagina. Gunakan air bersih, lebih baik lagi air hangat, tapi jangan terlalu panas karena akan menyebabkan kulit sensitif di daerah vagina melepuh dan lecet. Setelah itu, sebelum pakai celana lagi, keringkan dulu menggunakan handuk atau tissue yang tidak berparfum. Ingat, penggunaan deodoran, sabun antiseptik yang keras, atau cairan pewangi ( parfum ) untuk menghilangkan bau di daerah kewanitaan bukanlah tindakan yang bijaksana, bahkan malah bisa berbahaya untuk kesehatan. Karena dapat merusak keseimbangan yang ada sehingga memungkinkan terjadinya infeksi.

3. Kebersihan daerah kewanitaan juga bisa dijaga dengan sering mengganti pakaian dalam, paling tidak sehari dua kali di saat mandi. Apalagi, kalau Anda termasuk wanita yang aktif dan mudah berkeringat. Jika Anda suka, Anda bisa menggunakan panty liners atau pembalut tipis sekali pakai untuk melapisi pakaian dalam dan menjaga vagina dari kelembaban yang berlebihan.

4. Pada saat menstruasi, gunakan pembalut berbahan yang bisa membuat alergi ( misalnya parfum atau gel ) dan merekat dengan baik pada celana dalam. Pembalut ini perlu diganti sekitar 3-4 kali dalam sehari untuk menghindari pertumbuhan bakteri yang berkembang biak pada pembalut tersebut, dan menghindari masuknya bakteri tersebut ke dalam vagina.

5. Selalu mencuci tangan sebelum menyentuh vagina

6. Selalu gunakan celana dalam yang bersih dan terbuat dari 100 % bahan katun. Bahan lain misalnya nilon dan polyester akan membuat gerah dan panas sehingga vagina menjadi lembab. Kondisi ini sangat disukai bakteri dan jamur untuk berkembang biak.

7. Hindari juga penggunaan handuk atau washlap milik orang lain untuk mengeringkan vagina anda.

8. Mencukur sebagian dari rambut kemaluan untuk menghindari kelembaban yang berlebihan di daerah vagina.

 

Yang perlu diperhatikan wanita adalah cara merawat kesehatan alat vital kewanitaan yang menjadi suatu keharusan bagi kaum wanita. Menjaga kewanitaan sebenarnya tidaklah sulit dan ini selalu penting agar organ vital terbebas dari segala penyakit yang berbahaya.


=====================================

>>> Gunakan Majakani Extract Intimate Hygiene Dr.Boyke Untuk Pembersih Vagina (Daerah Kewanitaan) dari Keputihan, Bau Tidak Sedap, Gatal-gatal, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Organ Intim Wanita and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>