Pembersih Vagina

pembersih vaginaZat kimia yang digunakan untuk membilas vagina bisa menyebabkan iritasi vagina dan mengubah keseimbangan normal dari bakteri yang bermanfaat. Pembilas vagina juga dapat mengakibatkan infeksi pada vagina, bibir rahim hingga rahim itu sendiri. Pembilas vagina juga dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit radang panggul akibat infeksi tuba fallopii yang bisa mengakibatkan wanita tidak bisa hamil.

Membilas atau membersihkan vagina menggunakan berbagai cairan pembersih vagina yang dijual dipasaran baik dengan cara menyemprotkan, membasuh atau cara lainnya (seperti penggunaan baking soda, cuka atau pembersih wanita lain yang dijual bebas di pasaran) dapat menyebabkan berbagai efek samping yang mengganggu sistem reproduksi wanita.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa bilas vagina (dengan air, campuran air dengan garam atau produk komersial lain) yang banyak dipakai oleh masyarakat di seluruh dunia dapat meningkatkan kerentanan perempuan terhadap berbagai infeksi karena berubahnya flora vagina.

Dalam kajian terhadap 13 kajian studi lainnya yang menunjukkan bahwa bilas vagina memiliki hubungan yang erat dengan infeksi panggul. Selain itu, berhubungan juga dengan efek kesehatan kandungan dan reproduksi seperti bacterial vaginosis, infeksi klamidia, persalinan preterm, bayi lahir berat rendah, kehamilan tuba, penularan HIV lebih tinggi dan kanker serviks.

Vagina merupakan liang kemaluan atau liang senggama wanita. Panjangnya sekitar 8 cm dan sifatnya elastis. Vagina dapat membesar serta memanjang sesuai kebutuhan fungsinya yaitu untuk hubungan seks, saluran menstruasi atau jalan lahir bagi janin.

Kebersihan dan keseimbangan pH organ intim wanita perlu dijaga dengan baik agar terhindar dari berbagai resiko atau gangguan yang dapat menyerang organ intim wanita yang sangat rentan dengan bahaya.

Terkadang masih banyak wanita yang tidak peka atau kurang menyadari dan kurangnya perhatian terhadap kebersihan organ intim wanita. Masih banyak wanita yang menggunakan berbagai produk pembersih vagina yang banyak mengandung bahan kimia berbahaya bagi kehidupan flora baik pada organ intim. Berapa banyak iklan produk yang menawarkan perawatan dan kebersihan organ intim wanita.

Kebersihan organ intim wanita merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Berikut ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan vagina, antara lain:

1. Jagalah selalu kebersihan organ intim wanita. Usahakan agar vagian selalu kering dan tidak lembap. Keadaan basah akan memudahkan vagina terjangkit infeksi.

2. Cara menyeka vagina yang benar (dengan handuk, tisu atau air sewaktu membersihkan vagina) adalah dari arah depan ke belakang, agar bibit penyakit yang kemungkinan besa bersarang di anus tidak terbawa ke wilayah organ intim wanita yang memungkinkan timbulnya infeksi, peradangan dan rasa gatal.

3. Untuk mempermudah penyerapan getah dan keringat, gunakanlah pakaian dalam yang berbahan katun, bukan nilon atau bahan sintetis lain yang memiliki daya serap yang rendah. Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat karena akan membuat kulit susah bernapas, sehingga daerah tersebut menjadi lembap

4. Cukur rambut atau bulu-bulu halus di sekitar organ intim wanita secara teratur untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kutu yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan gatal lagi.

5. Jangan menggunakan alat pembersih kimiawi tertentu karena dapat merusak kadar keasaman vagina yang justru berfungsi membunuh bakteri atau kuman yang masuk.


=====================================

>>> Gunakan Majakani Extract Intimate Hygiene Dr.Boyke Untuk Pembersih Vagina (Daerah Kewanitaan) dari Keputihan, Bau Tidak Sedap, Gatal-gatal, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Organ Intim Wanita, Pembersih Vagina and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>